Pelampiasan Luke Shaw, Karena Dulu Sempat Di Kritik Murinho

infopialadunia – Pada waktu dulu Jose Mourinho sudah pernah mengkritik Luke Shaw habis-habisan saat masih melatih Manchester United. Kini, bek Inggris itu berhasil membalas ucapan bekas manajernya itu. Semasa dilatih Mourinho, Shaw tak begitu bersinar. Ia malah sering ditepikan. 2,5 musim rezim Mourinho berjalan di Old Trafford, Shaw cuma tampil 35 kali di Liga Inggris.

Cedera panjang memang amat mengganggunya. Namun lebih dari itu, Mourinho merasa kualitas Shaw tak cukup baik untuk menerapkan strateginya. Beberapa kali Shaw menjadi sasaran kritik selama dilatih oleh Mourinho.

Infopialadunia

Salah satunya di tahun 2017. “Dia (Shaw) harus mengubah cara berpikirnya soal sepak bola. Kami perlu kualitas teknik dan fisiknya yang fantastis, namun dia tak bisa terus bermain dengan cara berpikirku,” kata Mourinho,”.

Tak dipakai Mourinho, nyatanya peruntungan Shaw berubah saat dilatih Ole Gunnar Solskjaer. Lambat laun, kualitas permainannya yang dulu dipuji, yang membuatnya direkrut MU pada usia 18 tahun dengan harga 37,5 juta Euro pada 2014, kembali terlihat.

Musim ini, Shaw sudah mencetak 1 gol dan 6 assist dari 39 laga. Catatan itu merupakan yang tertinggi selama dirinya membela MU. Begitu juga dengan jumlah penampilannya. Ia tak lagi banyak dibekap cedera.

Saat MU bertandang ke markas Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (11/4/2021), permainan Shaw turut mengantarkan Setan Merah menang 3-1, sekaligus membalas kekalahan memalukan 1-6 pada awal musim ini.

Baca Juga :Tottenham Nantikan Laga Yang Lebih Ketat, Bungkam MU Di Old Trafford

Shaw tak mencetak gol kali ini, tapi ia mencatatkan 1 sapuan, 2 tekel sukses, 3 dribel sukses, dan memiliki akurasi umpan 94 persen, mengutip data Whoscored. Ia juga menciptakan umpan kunci sebanyak dua kali.

Secara keseluruhan di musim ini, Shaw bahkan menjadi bek yang paling banyak menciptakan peluang di Liga Inggris, yakni 55 kali, mengutip data Squawka. Tak mengherankan jika melihat kualitas Shaw yang bisa melakukan dribel dan merangsek ke kotak penalti.

Padahal, saat dilatih Mourinho, ia pernah tak sekalipun menciptakan assist, apalagi gol. Itu terjadi pada musim 2017/18. Dengan penampilan gemilangnya musim ini, kemenangan atas Tottenham-nya Mourinho seolah menjadi penegas bahwa manajer Portugal itu telah keliru menilai Shaw.

, , , ,