Hai Sadio Mane, Bermigrasi ke Bayern Muenchen Bukanlah Suatu Tantangan

 Hai Sadio Mane, Bermigrasi ke Bayern Muenchen Bukanlah Suatu Tantangan  – Mantan penyerang Liverpool, Dean Saunders, menilai bahwa Sadio Mane telah menghancurkan kariernya selama dua tahun sebagai pesepak bola.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dean Saunders sebagai tanggapan dari kepergian Sadio Mane dari Liverpool.

Mane tinggal selangkah lagi untuk bisa bergabung dengan Algojo, Bayern Muenchen.

Pemain internasional Senegal tersebut tersebut sudah tinggal untuk melakukan tes medis bersama Bayern.

Tes medis tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa (21/6/2022) waktu setempat di Munchen, Jerman.

Runner-up Liga Inggris 2021-2022 akhirnya menyetujui tawaran yang diajukan oleh Bayern demi membawa Mane setelah beberapa kali menolak.

Kesepakatan transfer dengan nilai  pemindahan sebesar 35,1 juta pounds atau sekitar Rp636 miliar jika dirupiahkan termasuk juga bonus menjadi harga kepindahan Mane.

Saunders menilai pindah ke Bundesliga dengan membela Bayern bukanlah menjadi sebuah tantangan.

Baca Juga : Ciro Alves Alami Patah Tulang Usai Menang Bertarung di Laga Klasik Lawan Persebaya Surabaya

“Tidak ada yang bisa bersaing dengan Bayern di Bundesliga, ini merupakan klub terhebat, tetapi Bundesliga bukanlah suatu tantangan untuk Mane,” ujar Saunders.

“Ia akan mendapatkan gol. mereka menang 5-0 setiap minggunya, cuma satu tim yang bisa memenangi liga ini.”

“Ini bukanlah tantangan. Ia akan duduk pada kursinya, menyalakan cerutu. Ia akan bermain untuk Bayern pada gigi tiga dan akan meluncur selama dua tahun.”

“Dia akan merusak dua tahun yang terbaiknya dalam hidupnya sebagai pesepak bola,” Ucap Saunders.

Mane sendiri telah membuktikan menjadi seorang pesepak bola yang top dengan berhasil mengantar Liverpool meraih berbagai titel.

Enam gelar utama ialah bukti kontribusinya untuk Liverpool termasuk piala Liga Champions dan Liga Inggris. infopialadunia.org

Saunders juga menilai bahwa kepindahan ke Bayern akan menjamin piala untuk karier Mane.

Hal tersebut karenakan Bayern sudah memenangi gelar Bundesliga selama 10 musim beruntun.

“Di ujung kariernya, jika dia berkata kepada Anda ‘Datang dan lihat lemari piala saya, medali pemenang Liga Jerman akan berada tepat di belakang anda’,” kata Saunders melanjutkan.

“Saya tidak percaya dia meninggalkan Liverpool, saya tidak tahu bagaimana sampai ke titik ini.”

“Ia yang sudah berusia 30 tahun, saya berpikir sepanjang waktunya di klub, enam bulan terakhir dia memainkan sepak bola yang amat terbaik.”

“Ia terkadang tidak terhentikan,” ucap Saunders mengakhiri.

Mane telah mencetak 120 gol dalam 269 penampilan untuk Liverpool serta membentuk trio penyerang yang tangguh bersama Roberto Firmino dan Mohamed Salah.

Juergen Klopp selaku pelatih The Reds berharap bahwa pemain depan baru dengan nilai 85 juta  poundsterling, Darwin Nunez, bisa menggantikannya.

Nunez sendiri diharapkan akan bisa menggantikan ketajaman Mane setelah pemain yang berusia 22 tahun itu bergabung dengan Liverpool awal minggu lalu.