Cristiano Ronaldo Sempat Di Ejek Ketika Masih Di MU

infopialadunia – Seorang Bintang Legenda sepak bola yaitu, Cristiano Ronaldo adalah, ketika waktu itu dia semppat di hina. Tapi dulu, Ronaldo kerap di-bully ketika berseragam Manchester United gara-gara rambutnya. Cristiano Ronaldo merupakan pesepakbola saat ini. Deretan trofi di level klub dan level timnas sudah diraihnya. Ronaldo pernah memenangi tiga kali titel Liga Inggris di Manchester United, juara Liga Spanyol bersama Real Madrid dua kali, dan dua kali Scudetto bersama Juventus. Belum lagi, lima juar Liga Champions sudah dicicipinya.

Total, Ronaldo sudah mengoleksi 31 trofi di level klub. Timnas Portugal sudah dibawanya juara Piala Eropa dan UEFA Nations League. Belum lagi deretan trofi individu seperti lima kali memenangi Ballon d’Or.

Namun, Cristiano Ronaldo juga manusia biasa. Hidupnya seperti roda yang pernah di bawah. Di Manchester United dulu, Ronaldo pun rupanya kerap jadi bahan bully-an oleh rekan-rekan seniornya.

Infopialadunia

Dilansir dari The Sun, mantan rekan CR7 di MU yang bernama Mads Timm mengungkapkan hal tersebut. Timm sendiri merupakan pemain akademi MU yang sayangnya tak pernah mengemas penampilan di skuad utama.

Timm cuma bisa memperkuat MU di kategori kelompok usia U-23. Setelahnya pindah memperkuat tim divisi kelima di Inggris, Walsall FC dan tim dari Denmark Odense Boldklub. Tahun 2009 lalu, dia sudah pensiun.

Tahun 2003 kala Cristiano Ronaldo bergabung ke Manchester United, Mads Timm juga bersamanya. Timm ikut latihan bersama skuad utama, yang setahun sebelumnya sudah bermain untuk tim U-18 MU.

Ronaldo dan Timm usianya sama, saat itu baru 18 tahun. Timm melihat, Ronaldo memang mencuri perhatian.

“Dia akan melakukan gerakan akrobatik dan mencoba melewati banyak orang,” kenangnya.

“Dia juga gampang dikenali karena gaya rambutnya yang khas dan itu sering jadi bahan ejekan,” lanjutnya.

Ronaldo memang tampil nyentrik. Ketika itu, rambutnya ada yang menjuntai panjang dan berwarna pirang.

Baca Juga :Cristiano Ronaldo Banting Ban Kapten Dan Mengamuk

Mads Timm mengakui, rekan-rekan senior seperti Gary Neville, Roy Keane, dan Ole Gunnar Solskjaer kerap memarahi Cristiano Ronaldo. Sebab, Ronaldo paling gampang dikenali dan itu tadi, sering lama-lama memainkan bola.

“Langsung oper, sialan,” kata Timm meniru apa yang Roy Keane ucapkan.

Meski begitu, Cristiano Ronaldo menurut Timm tidak mudah menyerah. Ronaldo pun cuek kalau rambutnya diejek dan terus berusaha tampil bagus. Terutama, teknik menggiring bolanya yang terus diasah.

“Ronaldo mampu ‘melawan’ mereka dengan penampilan hebatnya. Dia tidak pernah sedikit pun menyerah, tidak peduli dengan ejekan, dan cuma mau dirinya terus hebat,” tutup Timm.

, , , , ,