5 Kejadian Aneh dalam Piala Dunia

5 Kejadian Aneh dalam Piala Dunia – Terdapat beberapa momen abnormal yang tercatat dalam sejarah Piala Dunia. Tiap edisi Piala Dunia senantiasa mencatat momen yang publik kenang karena masuk dalam catatan sejarah.

Misalnya saja daftar tuan rumah sampai pemenang setiap edisi tiap edisi mulai dari versi awal Piala Dunia 1930 Uruguay. Terdapat pula momen luar biasa Diego Maradona di Piala Dunia 1986 sampai Jerman membantai Brasil 7- 1 di Piala Dunia 2014. infopialadunia.com

Pantas Untuk Diinget

Momen- momen ini masih begitu publik kenang walaupun sudah terjalin beberapa tahun yang dulu sekali. Tetapi terdapat pula beberapa momen teraneh yang sempat berlangsung di Piala Dunia.

Beberapa momen teraneh di Piala Dunia ini di antara lain Pangeran Kuwait yang masuk ke lapangan. Terdapat pula 3 kartu kuning yang seorang pemain dalam satu kompetisi.

Bila kita mengenang hal itu, sering- kali kita merasa perihal itu istimewa apalagi lucu. Berikut 5 perihal teraneh yang berlangsung dalam Piala Dunia:

Baca Juga: 5 Bintang MU yang Kemungkinan Absen Pada Piala Dunia 2022

1. Metode Mwepu Ilunga Berhentikan Tendangan Bebas (1974)

Zaire, yang saat ini bernama Republik Demokratik Kongo, cuma sempat tampil pada satu kompetisi Piala Dunia, di Jerman Barat pada tahun 1974. Performa abnormal juga Zaire perlihatkan dalam sejarah Piala Dunia yang mereka lakoni

Setelah kalah dalam 2 pertandingan grup pertama mereka Skotlandia serta Yugoslavia, mereka wajib menghadapi Brasil di laga terakhirnya. Brasil langsung menang 2- 0 di 10 menit terakhir serta memperoleh peluang sepakan bebas.

Saat wasit meniup peluit yang menandakan Brasil boleh melakukan sepakan bebas, seketika bek Zaire Mwepu Ilunga menendang bola. Kritikus mengatakan Ilunga tidak mengenali ketentuan dan akhirnya mendapat kartu kuning.

2. Sang Pangeran Kuwait yang Masuk Lapangan (1982)

Di pengujung pertarungan, Kuwait tertinggal 1- 3 saat menghadapi Prancis di babak eliminasi Tim D Piala Dunia 1982 di Spanyol. Prancis setelah itu melakukan serangan yang berbuah gol keempat untuk mereka.

Tetapi ketika para pemain Prancis merayakan gol, para pemeran Kuwait protes sebab mendengar tiupan peluit yang menganggap adanya offside atau laga selesai. Perihal ini memacu Pangeran Kuwait Sheikh Fahad yang sebelumnya berada di tribun sampai masuk ke dalam lapangan.

Meski begitu, penengah senantiasa mengesahkan gol itu serta Prancis memang 4- 1 atas Kuwait. 8 tahun lalu, Sheikh Fahad mengundang pemain Prancis Michel Platini buat tiba ke Kuwait serta mengucapkan permintaan maafnya.

3. Rene Higuita Keluar sangkar (1990)

Kamerun mengemparkan Piala Dunia 1990 di Italia berakhir mengalahkan juara bertahan Argentina di laga pembuka. Apalagi, mereka sanggup lulus sampai sesi perempatfinal.

Tetapi keganjilan terjadi dikala Kamerun menghadapi Kolombia di sesi 16 besar. Pada sesi perpanjangan waktu berakhir kedua regu main tanpa gol di 90 menit, kiper Kolombia Rene Higuita pergi dari sarangnya serta terjadi blunder yang membuat Kamerun menang 2- 1.

Higuita ialah kiper dengan perilaku teraneh serta menemukan julukan El Loco ataupun The Crazy One. Ia pula sempat masuk penjara sebab kasus penculikan.

4. John Aldridge Ngamuk (1994)

Banyak yang menentang Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat berjalan pada musim panas, termasuk Diego Maradona. Cuaca panas ini pula menyulut marah pemain regu nasional Irlandia John Aldridge yang mengamuk dikala menghadapi Meksiko

Dikala itu, Irlandia tertinggal 0- 2 dari Meksiko serta membuat Jack Charlton mau memasukan Aldridge. Meski pemeran yang hendak digantikan Aldridge ialah Tommy Coyne telah keluar lapangan, tetapi asisten wasit tidak lekas memasukan bintang Liverpool itu ke dalam lapangan.

Charlton serta Aldridge sempat mengamuk serta mengumat di tepi lapangan yang terdengar dalam tv. Akhirnya, Aldridge mengecap satu gol serta membuat Irlandia lulus ke 16 besar besar sebab menang selisih berhasil walaupun akhirnya mendapat sanksi.

5. Tindakan Abnormal Si Graham Poll (2006)

Wasit Liga Inggris yakni Graham Poll melakukan hal abnormal saat pertandingan Kroasia Vs Australia pada Piala Dunia 2006 Jerman. Ia telah mengeluarkan tiga kali kartu kuning bagi pemain Kroasia, Josip Simunic di pertandingan ini.

Kartu kuning pertama dia keluarkan saat Simunic melanggar Harry Kewell pada menit ke-61. Kemudian pada menit ke-89, Graham Poll sendiri kembali mengeluarkan kartu kuning pada Simunic tetapi sang pemain masih tetap bermain sampai injury time.

Di menit ke-93 Simunic kembali mendapat kartu kuning sampai akhirnya berbuah kartu merah. Setelah  pertadingan Graham Poll menyadari kesalahannya dan akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karier internasionalnya.